Mangut Lele Enak di Jogja, Pedas Gurihnya Bikin Nagih
Mangut
lele merupakan kuliner yang sangat kaya rempah. Karena itulah,
citarasanya nendang dan membuat banyak orang ingin nambah. Rempah-rempah
di mangut lele selain membuat rasanya nikmat, juga menghangatkan tubuh.
Di Jogja, banyak tempat yang menyajikan kuliner ini dengan citarasa
yang nikmat. Berikut ini ada empat mangut lele di Jogja yang layak
banget untuk dicoba.
Mangut Lele Mbah Marto
Mangut Lele Mbah Marto,Via Instagram jogjaeatguide
Salah satu penjual mangut lele kondang di Jogja adalah Mangut Lele Mbah Marto.
Lokasinya berada di sebuh gang kecil di Dusun Nggeneng, Desa
Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Lokasinya memang sederhana,
namun rasa mangut lele di tempat ini begitu juara dan membuat banyak
orang tergila-gila.
Proses pemasakannya juga masih menggunakan kayu bakar, sehingga
menimbulkan citarasa yang istimewa. Kuliner satu ini sudah berada di
Jogja sejak tahun 1960-an. Masuk kuliner legendaris Jogja yang boleh
untuk dicicipi kapan saja.
Mangut Lele Bu Is
Tidak kalah legendaris dari Mangut Lele Mbah Marto, warung Mangut
Lele Bu Is juga hampir tidak pernah sepi pembeli. Lokasinya berada di
Jl. Imogiri Barat Km 12, Dusun Jetis, Desa Sumber Agung, Kecamatan
Jetis, Bantul dan telah beroperasi sejak tahun 1979 lamanya. Citarasa
mangut lele di lokasi ini memiliki santan yang cukup kental namun tidak
membuat penikmatnya enek. Bisa dikunjungi jika ingin mencicipi mangut
lele enak dengan citarasa yang menggoda.
Candi Dieng Candi Dieng merupakan kumpulan candi yang terletak di kaki pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa tengah. Kawasan Candi Dieng menempati dataran pada ketinggian 2000 m di atas permukaan laut, memanjang arah utara-selatan sekitar 1900 m dengan lebar sepanjang 800 m.Kumpulan candi Hindu beraliran Syiwa yang diperkirakan dibangun antara akhir abad ke-8 sampai awal abad ke-9 ini diduga merupakan candi tertua di Jawa. Sampai saat ini belum ditemukan informasi tertulis tentang sejarah Candi Dieng, namun para ahli memperkirakan bahwa kumpulan candi ini dibangun atas perintah raja-raja dari Wangsa Sanjaya. Di kawasan Dieng ini ditemukan sebuah prasasti berangka tahun 808 M, yang merupakan prasasti tertua bertuliskan huruf Jawa kuno, yang masih masih ada hingga saat ini. Sebuah Arca Syiwa yang ditemukan di kawasan ini sekarang tersimpan di Museum Nasional di Jakarta. Pembangunan Candi Dieng diperkirakan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama yang berlangsung antara ak...
Stasiun Semarang Tawang Stasiun Tawang Semarang SMT Alamat: Jl. Taman Tawang No 1 Semarang Nomor Telepon: 024 3544544, 3511072, 3582859 Contact Center KA melalui nomor panggilan 121(Telepon rumah) dan 021 121 (telepon genggam), Layanan (24 jam) : Reservasi – Informasi – Keluhan – Saran. Info jadwal dan Reservasi: http://tiket.kereta-api.co.id Stasiun Semarang Tawang merupakan stasiun induk di Kota Semarang yang melayani kereta api eksekutif dan bisnis, serta ekonomi. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api besar tertua di Indonesia. Sejak pertama kali di bangun, tak banyak perubahan terjadi di Stasiun Tawang. Hampir seluruh bagian di stasiun ini tetap sama. Lapangan di depan Stasiun Tawang (sekarang menjadi Polder) juga mempunyai nilai historis yang tinggi yaitu sebagai ruang terbuka di kawasan kota lama yang difungsikan sebagai tempat upacara, olah raga, pertandingan dan sebaginya. Stasiun Tawang merupakan pengganti Stasiun Tambak Sari milik N.I.S...
Komentar
Posting Komentar